Optimalisasi Kegunaan Ruang Pada Area Kerja dan Sirkulasi Untuk Memaksimalkan Kegiatan Pengguna Pada SD Darul Hikam, Dago, Bandung

Oleh:

Fajarsani Retno Palupi, Rizka Rachmawati, Titihan Sarihati

Ruang sebagai tempat untuk berkegiatan, wajib memenuhi berbagai aspek agar pengguna ruang dapat melaksanakan kegiatannya dengan leluasa dan nyaman. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan pengguna banyak ragamnya, dari mulai pengguna utama, sampai juga dengan pengguna yang intensitasnya cenderung jarang melakukan aktivitasnya pada ruang atau area yang dimaksud. Area administrasi dan sirkulasi utama pada sebuah institusi pendidikan, menjadi area yang padat kegiatannya dan memiliki kategori penggunanya beragam, dimulai dari mulai staff kantor, murid, pengajar tetap ataupun tidak tetap, kategori tamu; baik itu tamu orang tua maupun tamu-tamu yang melaksanakan kerja sama. Banyaknya kategori ini menuntut ruangan atau area tersebut merepresentasikan identitas institusi secara jelas dan juga menarik. Selain itu, ruangan atau area ini mampu mengakomodasi kegiatan administratif dan sirkulasi secara teroganisir, serta mempertimbangkan aspek kenyamanan privasi pengguna didalam area kantor maupun ketika berinteraksi dengan pengguna diluar staff administrasi. Dalam prakteknya, dengan bertambahnya kebutuhan dokumen yang harus disimpan pada area ini, maka kebutuhan luasan fasilitas juga ikut bertambah. Hal ini berdampak pada sisa luasan ruang yang ada menjadi terbatas, keterbatasan ini jika tidak diatasi dengan baik, maka akan menjadi sebuah permasalahan yang mengganggu ruang gerak seluruh pengguna ruang. Proses desain diawali dengan pemaparan semua data Bersama tim, data kemudian dibedah dan dikelompok-kelompokkan. Pemisahan kebutuhan dan aktifitas antara dua ruangan yang akan dirancang oleh tim, yaitu ruang kerja TU dan area sirkulasi dan penerimaan didepan ruang TU. Tim selanjutnya melaksanakan sketsa terhadap usulan desain yang akan diproses selanjutnya melalui program digital melalui sketchup untuk mengatur sketsa desain dalam modeling 3 dimensional.

Gambar 1. Alternatif Usulan Desain Backdrop pada Area Sirkulasi Utama

Gambar 2. Alternatif Desain Penataan Ruang Kerja TU