Inovasi Wall Treatment Multifungsi untuk Monitoring Tumbuh Kembang Anak di Pos PAUD Fathonah Bandung

Inovasi Wall Treatment Multifungsi untuk Monitoring Tumbuh Kembang Anak di Pos PAUD Fathonah Bandung

Pos PAUD Fathonah yang berlokasi di Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Lembaga yang didanai secara swadaya oleh Desa Lengkong ini tidak memungut biaya pendidikan dari peserta didik, sehingga menjadi tumpuan penting bagi masyarakat sekitar dalam menyediakan pendidikan yang inklusif dan terjangkau. Memasuki tahun ajaran 2024–2025, jumlah siswa Pos PAUD Fathonah mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini turut berdampak pada meningkatnya kebutuhan sarana penunjang pembelajaran, salah satunya fasilitas pengukuran tinggi badan anak sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang. Hal ini menjadi semakin penting mengingat Pos PAUD Fathonah juga berfungsi sebagai Posyandu pada akhir pekan. Namun demikian, keterbatasan ruang menjadi tantangan utama dalam menghadirkan fasilitas monitoring tumbuh kembang anak yang ideal. Menanggapi permasalahan tersebut, tim dosen Desain Interior Universitas Telkom menghadirkan solusi inovatif berupa wall treatment multifungsi yang mengintegrasikan alat pengukur tinggi badan anak dengan Alat Permainan Edukatif (APE) yang ergonomis dan ramah anak.

Desain wall treatment sebagai unit monitoring ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan ruang yang terbatas tanpa mengurangi fungsi edukatif. Selain berperan sebagai media pengukuran tinggi badan, desain ini juga dilengkapi elemen bermain seperti panel magnetik untuk puzzle huruf dan angka, kain flanel untuk permainan tempel-lepas, serta papan tulis kecil yang aman digunakan anak.

Kehadiran elemen bermain diharapkan dapat menciptakan suasana menyenangkan sehingga anak-anak lebih bersemangat dan tidak merasa cemas saat dilakukan pengukuran. Dalam perancangannya, tim mempertimbangkan data antropometri anak usia dini guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta mendukung kemandirian anak. Material yang digunakan pun dipilih secara cermat, mulai dari papan MDF berlapis cat non-toxic, stiker vinyl anti air dengan visual menarik, hingga laminasi bening untuk melindungi angka pengukuran. Seluruh material dirancang agar aman, tahan lama, mudah dibersihkan, dan ramah anak.

Lebih dari sekadar elemen interior, pojok pengukuran ini juga memiliki potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat. Proses pembuatannya melibatkan tukang lokal, sementara kader Posyandu berperan dalam mengintegrasikan pemantauan pertumbuhan anak dengan kegiatan kesehatan. Orang tua dan wali murid pun diajak berpartisipasi dalam perawatan serta pengelolaan fasilitas, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya bermain sambil belajar dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Pos PAUD Fathonah diharapkan tidak hanya memiliki fasilitas yang fungsional dan edukatif, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Inovasi ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Bermutu dan poin 9 tentang Infrastruktur, Industri, dan Inovasi. Dengan pendekatan desain yang ergonomis dan berkelanjutan, solusi ini diharapkan dapat menjadi model standar inovasi fasilitas pendidikan anak usia dini di masa depan.

Berdasarkan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, dapat disimpulkan bahwa tingkat antusiasme mitra, yakni pengelola Pos PAUD Fathonah beserta masyarakat sekitar, sangat tinggi terhadap keberlanjutan program. Hal ini terlihat dari keterlibatan aktif mitra dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga diskusi pengembangan lanjutan unit monitoring tumbuh kembang anak. Mitra menunjukkan komitmen kuat untuk merawat, memanfaatkan, serta mengembangkan fasilitas wall treatment multifungsi yang telah dirancang agar dapat digunakan secara berkelanjutan. Antusiasme ini menjadi indikator positif bahwa program tidak hanya menjawab kebutuhan nyata di lapangan, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan yang baik melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, orang tua, dan masyarakat setempat.

TIM DOSEN:

  1. IMTIHAN HANOM (NIP: 15870084)
  2. RIZKA RACHMAWATI (NIP: 14890047)
  3. TITIHAN SARIHATI (NIP: 15730015)

MAHASISWA:

  1. NAJA HAFSADIYA (NIM: 1603223126)
  2. RIFKA PARSYA SABILA (NIM: 1603223155)
  3. SALMA NAFISA ADZANI (NIM: 1603223067)