
FURNITURE MULTIFUNGSI: PERANCANGAN FURNITURE FASILITAS AJAR ANAK USIA DINI DENGAN PENDEKATAN PARTISIPATORI PADA YAYASAN MIFTAHUL ‘ULUUM
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap penting dalam membentuk kemampuan kognitif, sosial, emosional, dan motorik anak. Pada fase ini, anak belajar melalui eksplorasi dan pengalaman langsung, sehingga ruang belajar dan fasilitas pendukungnya perlu dirancang secara aman, nyaman, dan stimulatif. Namun demikian, masih banyak lembaga PAUD di Indonesia yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya furnitur yang belum dirancang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak usia dini. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran yang seharusnya berlangsung dalam suasana menyenangkan dan mendukung tumbuh kembang anak.
Permasalahan tersebut menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yaitu Perancangan Furniture Multifungsi sebagai Fasilitas Ajar Anak Usia Dini dengan Pendekatan Partisipatori pada Yayasan Miftahul ‘Uluum. Kegiatan ini berfokus pada perancangan furnitur aplikatif dan multifungsi untuk mendukung aktivitas belajar mengajar di Raudhatul Athfal (RA) Miftahul ‘Uluum yang berlokasi di Cisaranten Kulon, Kota Bandung.
Dengan menggunakan metode kualitatif, yaitu observasi lapangan, wawancara, serta diskusi partisipatif, tim pengabdian masyarakat Telkom University yang terdiri dari Kiki Putri Amelia, Widyanesti Liritantri, dan Rexha Septine Faril Nanda, bersama mahasiswa, mengusulkan solusi berupa perancangan furnitur multifungsi berbasis pendekatan partisipatoris. Solusi ini dirancang untuk menjawab keterbatasan ruang kelas PAUD agar tetap fungsional, ergonomis, aman, serta sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak usia dini di Yayasan Miftahul ‘Uluum.
Pendekatan partisipatoris diterapkan dengan melibatkan mitra secara langsung dalam seluruh tahapan perancangan, mulai dari penggalian kebutuhan, penyusunan konsep desain, hingga evaluasi hasil rancangan. Melalui pendekatan ini, pengguna tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam proses desain, sehingga hasil perancangan diharapkan lebih tepat guna dan aplikatif.
Dalam perancangannya, furnitur yang diusulkan mengintegrasikan beberapa fungsi dalam satu elemen, seperti area pajang karya siswa, panel aktivitas kreatif, serta rak penyimpanan barang pribadi anak. Furnitur dirancang dengan mempertimbangkan aspek ergonomi anak usia dini, keamanan material, kemudahan perawatan, serta fleksibilitas penggunaan. Pemilihan warna cerah digunakan sebagai elemen visual yang mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan tanpa memberikan distraksi berlebih terhadap kegiatan belajar mengajar.
Proses kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025, bertempat di ruang kelas RA Miftahul ‘Uluum. Rangkaian kegiatan meliputi observasi lanjutan, pemaparan hasil desain, diskusi dan evaluasi bersama mitra, serta implementasi desain dalam bentuk furnitur skala 1:1 yang kemudian diserahterimakan kepada pihak yayasan. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa hasil perancangan dapat langsung dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya menghasilkan produk furnitur fisik, tetapi juga memberikan transfer pengetahuan kepada pengelola yayasan dan guru terkait pemanfaatan, penataan, serta pemeliharaan furnitur agar dapat digunakan secara berkelanjutan. Selain itu, hasil kegiatan ini berpotensi menjadi model pengembangan furnitur ajar bagi lembaga PAUD lain dengan karakteristik ruang dan kebutuhan serupa.
Menurut hasil umpan balik dari pihak Yayasan Miftahul ‘Uluum, kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan mitra. Mitra mengapresiasi pendekatan partisipatoris yang diterapkan oleh tim abdimas karena mampu menghasilkan furnitur yang fungsional, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran anak usia dini. Mitra juga berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut pada periode pengabdian masyarakat berikutnya.
Melalui kegiatan ini, tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lingkungan belajar anak usia dini serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran yang layak dan inklusif.
Ketua Tim:
Kiki Putri Amelia (NIP: 23910012)
Anggota Dosen:
- Widyanesti Liritantri (NIP: 23790005)
- Rexha Septine Faril Nanda (NIP: 23960022)
Anggota Mahasiswa
- N. Azmil Kamalt (NIM: 1603223127)
- Luthfan Haikal Abdillah (NIM: 1603223172)
- Hasna Kirana Thufailah Jayasaputra (NIM: 1603223157)
- Favya Naufa Riani (NIM: 1603223179)
Recent Comments