Strategi Visual Merchandising dan Branding Toko sebagai Daya Tarik Wisata Belanja pada Kawasan Cagar Budaya
Dosen S1 Desain Interior Telkom University Hadir dalam DLSU Arts Congress 2025, Usung Teknologi untuk Konservasi Heritage Manila, 26–27 Februari 2025 – Telkom University kembali menunjukkan kiprahnya di kancah akademik internasional melalui partisipasi dalam DLSU Arts Congress 2025 yang diselenggarakan secara hybrid oleh De La Salle University, Manila, Filipina. Dalam forum seni dan budaya yang bergengsi ini, tim peneliti dari Telkom University mempresentasikan makalah bertajuk “Integrating Technology in Heritage Conservation: Toward Digital Empowerment of Cultural Memory”. Makalah tersebut disampaikan oleh Donny Trihanondo, dosen Fakultas Industri Kreatif, sebagai presenter utama, yang juga memimpin tim kolaborator lintas disiplin dari Telkom University. Penelitian ini menyoroti bagaimana teknologi — seperti pemindaian 3D, augmented reality (AR), dan visualisasi digital — dapat digunakan untuk melestarikan warisan budaya, khususnya dalam konteks ruang dan arsitektur heritage. Penelitian ini tidak hanya mengusung aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dan narasi sejarah dalam proses konservasi. NAMA PENGUSUL PERAN NIP CENTER OF EXCELLENCE PROGRAM STUDI – FAKULTAS Dr. Soni Sadono, S.Sos., M.Hum. Ketua 13660045 CIPTALOKA S1 Seni Rupa – FIK Donny Trihanondo, S.Ds., M.Ds. Anggota 1 10840063 DICTUM S1 Desain Interior – FIK
Pembuatan Prototype Meja Administrasi Buku untuk Pustakawan Darul Hikam Dago, Bandung
Perpustakaan merupakan salah satu ruangan penting untuk menunjang kualitas belajar mengajar di setiap sekolah. Begitupun komponen furniture di dalamnya seperti meja pustakawan untuk mengatur alur keluar masuk buku bagi siswa. Pada abdimas Sekolah Dasar Darul Hikam, Dago, Bandung sebelumnya (tahun 2023-2024, semester genap), tim sudah membuat meja pustakawan untuk mengatur administrasi buku secara digital. Namun untuk mengoptimalkan aktivitas pustakawan, meja pustakawan membutuhkan beberapa konfigurasi modul. Desain dan konfigurasi meja administrasi pustakawan ini dikembangkan dari konsep besar Creativity, Flexibility, Interactive, dan Natural. Desain meja ini bertujuan untuk memfasilitasi interaksi langsung antar pustakawan dan siswa yang hendak meminjam dan mengembalikan buku. Bentuk dan dimensi dibuat panjang untuk kegiatan pustakawan administrasi (secara manual dan digital), tempat penyimpanan buku, dan dilengkapi lemari kecil untuk penyimpanan barang pribadi. Selain itu meja administrasi pustakawan ini dapat diakses 2 arah; bagian depan untuk siswa dan belakang untuk pustakawan, demi menjaga privasi dan kondusivitas situasi. Material yang digunakan pada prototype ini adalah multiplek 2, 5 cm kayu meranti dengan cover cover Taco Sheet (TS 3812) dan finishing cat kayu Nippon Paint (Deep Blue Sea, NP PB2909A). Dalam proses produksinya, mahasiswa melakukan pengembangan dan pembuatan prototype meja administrasi buku pada laboratorium kayu FIK dengan pendampingan oleh dosen dan asisten laboratorium. Selanjutnya, berikut merupakan proses-proses yang dilalui hingga tahap produk siap diserahkan: Pembuatan gambar kerja Perhitungan anggaran dan estimasi material Pembelian bahan Stimulasi ukuran pada material: Perencanaan dan perhitungan mendetail terkait jumlah material (terutama multipleks dan taco sheet) dengan membuat exploded view serta stimulasi ukuran dari bagian-bagian permukaan produk pada multipleks Sketsa dimensi: Penggambaran stimulasi ukuran dari bagian-bagian permukaan produk pada multipleks Pemotongan bagian-bagian permukaan produk Perakitan: Stimulasi perakitan produk untuk pengecekan ukuran. Pada tahap ini juga dilakukan pengeleman, ,termasuk edging melengkung. Penyekrupan, pengamplasan, dan pendempulan untuk memastikan akurasi dan kesiapan untuk aplikasi cat dan taco sheet. Covering dan finishing: Produk yang telah rapih akan dicat menggunakan cat kayu dan diaplikasikan lem untuk penempelan taco sheet. Perapihan: Memanaskan bagian-bagian lengkungan atau sudut taco sheet dan perapihan atau pembersihan debu-debu serta kotoran sisa bengkel. Presentasi dan serah terima: pada tahap ini, tim mempresentasikan kebutuhan dan solusi secara langsung dengan pengunaan produk yang sudah jadi. Pembuatan prototype secara langsung pada bengkel kayu FIK, diharapkan mahasiswa dapat memahami dan terjun langsung ke praktek pembuatan furniture kayu. Keberadaan prototype meja administrasi pustakawan ini dapat segera meningkatkan efisiensi interaksi siswa dan pustakawan pada perpustakaan SD Darul Hikam, Dago, Bandung. Proses penyerahan prototype dan hasil akhir dari proses pengerjaan dalam bentuk utuh. Dosen dan Mahasiswa menyerahkan secara langsung keseluruhan rangkaian meja pustakawan yang bertempat di SD Darul Hikam Dago, Bandung Link Video : Nama Pembimbing Tahap I, II, dan III: Arnanti Primiana Yuniati, M. Ds., HDII. (NIP: 199300203) Ahmad Nur Sheha G., S.T., M.T. (NIP: 14810025) Nama Pembimbing Tahap III: Athifa Sri Ismiranti, S. Ds., M. Arch. (NIP: 22940036) Tim mahasiswa Tahap I: Ikhwanuddin HarranBunga Annisa Prinada (1603213110) Nadhirah Mutiara Putri (1603213101) Tanjung Nusa Bhakti (1603223029) Calvine Putra Pratama |1603204025 Kania Aditya Noviyanti Kurnia Dewi (1603194036) Andradika Damar Buana (1603194242) Naufal Febriansyah (1603200044) Fadhli Muhamad Adnan (1603202118) Sarah Nurul Khalishah (1603204003) Hafidhuddin Hammam (1603201223) Sarah Herning Roso Wulandari (1603200089) Azizatulatifah Permata Ramadhani (1603204201) Alifia Shafira Putri (1603204093) Tim mahasiswa tahap II: Fadhil Zaki Abdullah (1603223181) Gilbert Ariston Mua (1603223125) Khalishah Nayla Ariani (1603223084) Amanda Nabilaputri Yulisarnanda (1603223061) Gedsinius Ma’dika (106032300187) Tanjung Nusa Bhakti (1603223029) Tim mahasiswa tahap III: Muhammad Ribkhan Arief (1603223141) Yodha Al Ghifari (1603223054) M.N. Azmil Kamalt (1603223127) Dimas Arya Prawira (1603213079) Ni Made Pramesti Nandita Putri (1603223028) Sopia Nur Fitria (1603223044)
PENERAPAN KONSEP SUSTAINABILITY PADA RUANG IBADAH DI MASJID (MASJID HIJRAH BAWAH JEMBATAN TOL BUAH BATU BANDUNG)
Tim dosen: 1. Tita Cardiah, S.T., M.T 2. Rangga Firmansyah, S.Sn., M.Sc., Ph.D. Tim Mahasiswa : 1. Muhamad Ridho Satria 2. Nouval Rajajulian 3. Nadiva Nafis Khalaid Masjid Hijrah Bawah Jembatan Tol Buah Batu (BJTB) merupakan masjid yang sangat membantu masyarakat sekitarnya khususnya para pengguna dari kalangan pengunjung yang menumpang atau transit bagi pengendara motor khususnya ojek Online. Masjid ini membutuhkan fasilitas penunjang dengan konsep keberlanjutan yang mampu membantu para jamaah untuk salat, istirahat dan silaturahmi. Pihak DKM memiliki keinginan untuk menambah fasilitas berupa sarana penyimpanan helm, sepatu/sandal, bisa numpang charging HP, bisa duduk-duduk untuk sekedar makan nasi bungkus, dan area diskusi/silaturahmi sehingga fasilitasnya menjadi media yang menjaga keberlanjutan baik secara fungsi maupun kebermanfaatan. Hal menarik lainnya DKM memiliki tujuan untuk memfasilitasi jamaah ikut kajian dengan membuat program kegiatan terjadwal dan berkelanjutan. Selain itu masjid ini menjadi media silaturahmi antara jamaah. Tujuan utama proposal ini untuk membantu mewujudkan penambahan fasilitas masjid yang diharapkan para pengunjung/jamaah merasa nyaman sehingga tidak merasa sungkan untuk kembali ke masjid untuk beribadah dan silaturahmi. Bentuk pengabdian masyarakat ini adalah menambahkan fasilitas masjid agar dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, aman nyaman bagi masyarakat/jamaah masjid, khususnya bagi pengemudi ojek Online (ojol) dan warga sekitar. Untuk mengatasi permasalahan dan menjawab kebutuhan mitra, tim pengabdian pada masyarakat Universitas Telkom akan membantu membuatkan furnitur dan fasilitas penunjang lainnya yang sesuai dengan kebutuhan pengguna/jamaah masjid. Diharapkan melalui program pengabdian masyarakat ini kebutuhan mitra dapat terpenuhi dan transfer pengetahuan terkait desain yang berkelanjutan dapat tersampaikan. Adapun luaran yang akan diberikan pada mitra meliputi furnitur atau fasilitas pendukung lainnya yang sangat dibutuhkan mitra. Selain itu, luaran lain berupa laporan akhir, publikasi ilmiah dan publikasi pada website Telkom University. Tahapan Desain Tahapan Produksi Tahapan Implementasi CCTT, view camera CCTV Lampu-lampu terpasang di Masjid BJTB Furnitute Terpasang Dokumen BAST
PERENCANAAN MASTERPLAN AREA KOLAM RENANG DAN KAWASAN WISATA DI DESA BAROS, ARJASARI
Ketua Tim : ERLANA ADLI WISMOYO (NIP: 22900015) Anggota Tim : REZA HAMBALI WILMAN ABDULHADI (NIP: 20830003) : DESTHYO PUTRA PANGESTU (NIP: 24960012) Anggota Mahasiswa : NAJA HAFSADIYA (NIM: 1603223126) : RR WINI ANINDYA (NIM: 1603223187) : FATHIYA AHMAD (NIM: 1603223135) Desa wisata Baros merupakan desa wisata yang terletak di kaki gunung Malabar, Kabupaten Bandung. Desa wisata Baros terkenal akan keindahan alam dan sudah termasuk dalam kategori agrowisata serta berhasil mendapatkan 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Penduduknya sendiri berjumlah lebih dari 10.000 dengan 8000 penduduk berusia produktif dan 3000 penduduk masuk ke dalam kategori anak anak/ remaja. Mayoritas Masyarakat Desa Baros bekerja sebagai petani dan sudah menghasilkan berbagai produk pertanian yang dapat diperjualbelikan. Kearifan local dan tradisi telah menjadi daya Tarik dari Desa Wisata Baros bagi para wisatawan. Hal ini dapat dilihat dari hamparan Kawasan hutan pinus, hamparan persawahan dengan view gunung Malabar, serta terdapat Kawasan wisata kelinci citalutug untuk para wisatawan yang berkunjung. Berdasarkan hasil wawancara dan studi lapangan oleh tim Abdi masyarakat, didapatkan bahwa tingginya minat warga lokal akan fasilitas kolam renang dan area wisata yang dapat digunakan sebagai sarana olahraga, edukasi dan berkumpul bersama. Sehingga para tim akan merancang master plan, visualisasi area, solar energi, serta video preview mengenai potensi dari Desa Baros. Adapun lima tim yang mengikuti kegiatan abdi masyarakat, telah dibagi menyesuaikan kompetensi dosen dan kebutuhan warga lokal. Khusus tim 1 Desain Interior, akan merancang masterplan kawasan area kolam renang dan area wisata, yang akan dilanjutkan secara visualisasi area pada tim 2. Harapannya, dengan adanya kegiatan abdi masyarakat skema Desa Binaan, dapat mengembangkan infrastruktur wilayah setempat yang dapat menarik wisatawan lokal maupun internasional, serta dapat meningkatkan ekonomi berkelanjutan bagi warga lokal.
PELATIHAN MENGGAMBAR DI KARANG TARUNA KOMPLEK BUMI PASUNDAN ARCAMANIK KOTA BANDUNG
Anggota: (1) Tri Haryotedjo (2) Donny Trihanondo (3) Didit Endriawan (4) Teddy Ageng Maulana Tanggal Kegiatan: 14-18 April 2025 Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menggambar remaja Karang Taruna di Kompleks Bumi Pasundan- Arcamanik, Kota Bandung, melalui pelatihan berbasis Metode Bahasa Rupa. Bahasa Rupa merupakan metode yang mengedepankan pemahaman visual sebagai sarana komunikasi yang efektif dalam seni rupa, sehingga peserta dapat mengembangkan kreativitas serta kemampuan menggambar secara sistematis dan terstruktur. Pelatihan ini dirancang oleh dosen Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom, yang memiliki kompetensi dalam bidang seni dan desain. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari sesi teori dan praktik yang mencakup dasar-dasar menggambar, eksplorasi bentuk dan warna, serta penerapan prinsip Bahasa Rupa dalam karya visual. Selain itu, peserta juga didorong untuk memahami elemen visual seperti garis, bidang, tekstur, dan komposisi guna meningkatkan kualitas karya mereka. Pendekatan partisipatif diterapkan dalam pelatihan ini, di mana peserta secara aktif terlibat dalam diskusi dan latihan menggambar berbasis pengalaman pribadi serta lingkungan sekitar mereka. Dengan adanya kegiatan abdimas ini, diharapkan remaja Karang Taruna Kompleks Bumi Pasundan-Arcamanik dapat lebih termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan menggambar mereka dan memanfaatkannya dalam berbagai bidang, seperti ilustrasi, desain grafis, atau seni kreatif lainnya. Program ini juga diharapkan menjadi model bagi pelatihan serupa di komunitas lain, guna mendorong perkembangan seni dan budaya lokal.
Recent Comments