Implementasi Motif Merak Ngibing pada Desain Edu-Furniture di Sekolah Dasar Tunas Insan Mulia dengan Pendekatan Karakter Anak Melalui Eksplorasi Warna dan Bentuk

Implementasi Motif Merak Ngibing pada Desain Edu-Furniture di Sekolah Dasar Tunas Insan Mulia dengan Pendekatan Karakter Anak Melalui Eksplorasi Warna dan Bentuk

Pendidikan dasar merupakan pondasi penting dalam pembentukan karakter, kreativitas, dan kemampuan kognitif anak. Lingkungan sekolah yang nyaman dan menarik memiliki peran penting yang tidak kalah penting dalam mendukung proses pembelajaran anak di sekolah dasar. Oleh karena itu, keberadaan fasilitas belajar yang tidak hanya fungsional tetapi juga edukatif menjadi kebutuhan yang semakin relevan dalam dunia pendidikan saat ini.

Di era globalisasi, perkembangan zaman membuat generasi muda semakin jauh dari budaya lokal yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa. Berbagai motif dan karya budaya tradisional perlu diperkenalkan sejak dini agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengintegrasikan unsur budaya ke dalam lingkungan sekolah melalui media yang dekat dengan aktivitas sehari-hari siswa.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh tim abdimas di SD Tunas Insan Mulia, ditemukan bahwa fasilitas interior kelas masih memerlukan pengembangan agar lebih menarik, memiliki nilai edukatif, serta mampu mencerminkan kearifan budaya lokal sebagai bagian dari media pembelajaran maupun pembentukan karakter siswa. Untuk itu tim pengabdian masyarakat merancang edu-furniture berupa rak multifungsi yang mengadaptasi motif Merak Ngibing. Motif ini lalu diterjemahkan ke dalam desain yang ramah anak melalui eksplorasi bentuk dan warna yang ceria sehingga dapat menarik perhatian siswa. Melalui implementasi edu-furniture berbasis budaya lokal ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inspiratif, mendukung aktivitas belajar mengajar, serta menjadi sarana pengenalan budaya yang menyenangkan bagi siswa.


Penerapan Motif Merak Ngibing pada Desain Edu-Furniture Sekolah Dasar

Latar belakang perancangan rak edukatif multifungsi untuk SD Tunas Insan Mulia berangkat dari kebutuhan akan furniture pembelajaran yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mampu mendukung proses pendidikan melalui pendekatan visual yang menarik bagi anak. Pada lingkungan sekolah dasar, furnitur memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas belajar, menjaga kerapian ruang kelas, serta menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif bagi siswa. Oleh karena itu, diperlukan desain furnitur yang mampu mengakomodasi kebutuhan penyimpanan sekaligus memberikan nilai edukatif yang dapat mendukung perkembangan kreativitas dan rasa ingin tahu anak.

Meskipun mengusung bentuk yang sederhana, desain tetap menghadirkan identitas budaya lokal melalui penerapan motif Merak Ngibing sebagai sumber inspirasi utama. Motif Merak Ngibing merupakan salah satu representasi budaya Sunda yang dikenal melalui gerak dan karakter burung merak yang anggun, dinamis, dan penuh warna. Nilai-nilai tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam desain furnitur melalui proses stilasi, yaitu penyederhanaan bentuk kepala dan ekor burung merak menjadi elemen visual yang terintegrasi dengan struktur rak. Pendekatan ini dilakukan agar karakter motif tetap dapat dikenali tanpa mengganggu fungsi utama furnitur sebagai media penyimpanan.

Penerapan stilasi motif Merak Ngibing pada furnitur juga bertujuan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada siswa melalui media yang dekat dengan aktivitas mereka sehari-hari. Kehadiran bentuk yang menyerupai karakter burung merak dapat menumbuhkan rasa penasaran serta mendorong interaksi anak dengan furnitur, sehingga tercipta pengalaman belajar yang lebih menarik. Selain itu, penggunaan unsur visual yang bersifat representatif diharapkan mampu merangsang imajinasi dan kreativitas siswa melalui proses pengenalan bentuk, warna, dan simbol budaya yang terdapat pada desain.

Eksplorasi warna menjadi aspek penting dalam perancangan ini. Pemilihan warna biru dan hijau diadaptasi dari karakteristik warna burung merak yang ikonik, sekaligus mempertimbangkan aspek psikologi anak usia sekolah dasar. Warna-warna tersebut dipilih karena mampu menghadirkan kesan ceria, ramah, segar, dan menyenangkan, sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang lebih positif. Kombinasi warna dan bentuk yang diterapkan pada furnitur diharapkan mampu menarik perhatian siswa tanpa memberikan stimulasi visual yang berlebihan.

Dengan demikian, perancangan rak edukatif multifungsi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyimpanan, tetapi juga sebagai media edukasi yang mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam lingkungan belajar. Melalui penerapan motif Merak Ngibing serta eksplorasi warna dan bentuk yang disesuaikan dengan karakter anak, furnitur diharapkan mampu mendukung terciptanya ruang belajar yang fungsional, menarik, dan memiliki nilai budaya yang dapat dikenalkan kepada siswa sejak usia dini.

 

Pengabdian Masyarakat

Tim Dosen:
Niken Laksitarini, S.Ds., M.Ds. (24800003)
Hana Faza Surya Rusyda, S.T., M.Ars. (22950026)

Anggota mahasiswa :
Salwa Prameswara – 106032300009
Sevi Nanda Dwiyati – 106032300027
Felliza Ayu Rachman – 106032300107
Anisah Putri Sargo – 106032300121
Nasywa Azzahra Ramadhani – 106032330056