Bachelor of Interior Design Telkom University

Pengabdian Masyarakat

Dec
29

Revitalisasi Interior Mesjid sebagai Ruang Ibadah yang Nyaman dan Inklusif bagi Masyarakat

Tim Dosen: Togar Mulya Raja, S.Ds.,M.Ds (NIP: 20840001) Mohd Ridho Kurniawan, S.Ds.,M.Ds (NIP: 24980005) Desthyo Putra Pangestu, S.Ds.,M.Ds (NIP: 24960012) Tim Mahasiswa: Tausyeh Abrori Adipati Putra Rahmat (NIM: 106032300047) Felliza Ayu Rachman (NIM: 106032300107) Aisha Humayra (NIM:106032300102) Aliya Rahma (NIM: 106032300146) Before After kegiatan diskusi dengan RT, RW, Tokoh Agama, Pengurus DKM Al-HIkmah kegiatan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Foto Bersama dengan RT, RW, Tokoh Agama, Pengurus DKM Al-HIkmah Foto Bersama dengan Tokoh Agama, Pengurus DKM Al-HIkmah Masjid bukan sekadar tempat bersujud, melainkan jantung aktivitas sosial dan pendidikan bagi masyarakat sekitarnya. Namun, kenyamanan dalam beribadah sering kali terbentur pada kondisi fisik bangunan yang kurang optimal. Hal inilah yang mendorong tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi Desain Interior, Fakultas Industri Kreatif, Telkom University untuk melakukan kegiatan pengabdian Masyarakat berupa perencanaan revitalisasi ruang ibadah Masjid Al-Hikmah di Cicalengka, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini berlangsung dimulai sejak 26 Agustus 2025 dan diserahterimakan pada Kamis, 18 Desember 2025. Melalui observasi mendalam dengan mengunjungi lokasi dan berdiskusi dengan Ketua DKM Masjid, tim menemukan beberapa kendala yang dihadapi jamaah Masjid Al-Hikmah. Mulai dari penataan layout yang belum memisahkan area pria dan wanita secara optimal, sistem sirkulasi udara yang membuat ruang terasa pengap saat kapasitas Jamaah meningkat pada hari besar umat Islam, seperti pada momen salat Jumat atau Tarawih, serta suasana ruangan yang sudah usang sehingga berdampak pada kenyamanan jamaah Mesjid Al-Hikmah maupun masyarakat setempat. Selain itu, aspek inklusivitas menjadi perhatian utama. Selama ini, jamaah lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas masih kesulitan mengakses fasilitas masjid karena minimnya fitur seperti ramp (bidang miring), rak alquran & Lemari Mukena yang tidak memadai serta toilet yang ramah disabilitas. Mengusung metode participatory design, tim Dosen Telkom University melibatkan pengurus DKM Mesjid Al-Hikmah didalam prosesnya, Bapak Sumarna, S.E., selaku ketua pengurus DKM beserta para jamaah Mesjid untuk menentukan solusi desain yang benar-benar dibutuhkan dalam jangka pendek hingga panjang. Program ini bertujuan merevitalisasi interior masjid agar menjadi ruang ibadah yang tidak hanya indah secara visual dengan identitas Islam, tetapi juga fungsional bagi seluruh kalangan, Beberapa poin transformasi yang ditawarkan meliputi: Optimalisasi Tata Ruang dengan Penataan ulang furnitur, perencanaan lemari penyimpanan yang ergonomis, dan pembatas area ikhwan dan akhwat yang lebih jelas. Penyegaran Visual Islami dengan penggunaan elemen kaligrafi dan pola geometris pada mihrab untuk memperkuat suasana spiritual dan kenyamanan visual Fasilitas Inklusif dengan perencanaan area ramp pada area berundak dan material lantai yang aman di area wudhu agar ramah bagi lansia dan anak-anak. Meningkatkan kenyamanan Thermal dengan merekomendasikan pembaruan desain jendela dan penambahan fitur penghawaan buatan agar ruangan tetap sejuk. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak secara signifikan bagi masyarakat dalam menciptakan suasan masjid yang nyaman secara spiritial. Dan Secara sosial, Masjid Al-Hikmah kini menjadi lebih siap menjadi pusat interaksi warga yang ramah bagi semua kalangan tanpa terkecuali. Program pengabdian masyarakat ini juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal melalui keterlibatan pengrajin mebeul dan penyedia material di sekitar Cicalengka dalam proses perbaikan fisik masjid nantinya. Dengan adanya konsep desain yang matang, Masjid Al-Hikmah memiliki panduan yang jelas untuk bertransformasi menjadi masjid yang modern, inklusif, dan tetap memegang teguh identitas religiusnya. Program pengabdian masyarakat ini juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal melalui keterlibatan pengrajin mebeul dan penyedia material di sekitar Cicalengka dalam proses perbaikan fisik masjid nantinya. Dengan adanya konsep desain yang matang, Masjid Al-Hikmah memiliki panduan yang jelas untuk bertransformasi menjadi masjid yang modern, inklusif, dan tetap memegang teguh identitas religiusnya. Penulis & Editor: Tim Pengabdian Masyarakat

DETAIL
Nov
20

BAGINDA : Berbagi Kasih dalam Desain untuk Lansia

Kegiatan kunjungan ke Panti Sosial Tresna Werdha Budi Pertiwi oleh mahasiswa KMDI ini merupakan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berlangsung pada Sabtu, 8 November 2025 selama 1 jam 55 menit. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KMDI, masyarakat sebagai pemberi donasi, dan para penghuni panti sosial. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan serta kreativitas lansia melalui aktivitas seni, sekaligus melatih kemampuan mengajar dan bermasyarakat mahasiswa Desain Interior. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari ketua pelaksana, Ratu KMDI, serta pihak panti, diikuti senam ceria bersama. Setelah itu pembagian kelompok, para penghuni mengikuti permainan “lempar bola dapat snack”, dilanjutkan cerdas cermat menebak peragaan hewan yang dilakukan mahasiswa KMDI. Kegiatan inti berupa melukis tempat sampah bersama dilakukan sebagai aktivitas seni yang menyenangkan dan bermanfaat. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama, pembagian hadiah, dan penutupan resmi oleh MC, sekaligus pembagian makanan dari donasi masyarakat kepada penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sosial.

DETAIL
Aug
27

PENERAPAN GREEN DESIGN PADA PROTOTYPE SIMULASI RUANG PENGERING PAKAIAN DI ASRAMA SEKOLAH BOARDING

Asrama sekolah boarding seringkali menghadapi tantangan dalam menyediakan fasilitas pengeringan pakaian yang memadai bagi siswa, terutama saat musim hujan atau keterbatasan lahan. Penggunaan mesin pengering berbahan bakar gas menimbulkan biaya operasional yang tinggi dan kurang ramah lingkungan. Pemanfaatan energi terbarukan seperti panas matahari dan tenaga angin menjadi solusi yang tepat guna dan berkelanjutan. Melalui penerapan green design, ruang pengering pakaian dapat dirancang dengan memanfaatkan sumber daya alam secara optimal, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan biaya operasional. Permasalahan mendasar yang dihadapi adalah ketergantungan pada metode pengeringan konvensional yang tidak berkelanjutan dan tidak andal dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Di satu sisi, penjemuran alami menjadi tidak efektif selama musim hujan atau cuaca mendung berkepanjangan. Kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti curah hujan tinggi atau cuaca mendung berkepanjangan, semakin memperparah masalah pengeringan pakaian di asrama sekolah boarding. Hal ini menyebabkan pakaian sulit kering secara alami dan meningkatkan ketergantungan pada solusi pengeringan alternatif (Ballard & Lewandowsky, 2015). Meskipun beberapa solusi seperti pengering tenaga surya konvensional telah diterapkan di berbagai tempat (Aduewa et al., 2022), efektivitasnya seringkali menurun drastis saat cuaca mendung dan umumnya tidak terintegrasi dengan sistem ventilasi pasif untuk sirkulasi udara optimal. Hal ini menjadi kendala signifikan, terutama di daerah dengan curah hujan tinggi seperti di Indonesia, dan memerlukan inovasi lebih lanjut untuk memastikan pengeringan pakaian yang efektif dan efisien sepanjang waktu. Di sisi lain, penggunaan mesin pengering komersial tidak sejalan dengan prinsip keberlanjutan energi, terutama karena biaya operasional yang tinggi dan dampak lingkungan yang ditimbulkan, seperti emisi karbon dan konsumsi energi yang besar (Lynn, 2020). Bahkan, solusi alternatif seperti pengering tenaga surya yang ada saat ini seringkali gagal berfungsi optimal saat cuaca mendung dan tidak terintegrasi dengan sistem ventilasi pasif yang dapat memaksimalkan sirkulasi udara. Fokus utama permasalahan adalah bagaimana membangun metode pengeringan pakaian yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip-prinsip green design, serta mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan seperti panas matahari dan tenaga angin untuk proses pengeringan (Banshwar et al., 2016; Conyette & Ajayi, 2023). Oleh karena itu, kebaruan ilmiah yang signifikan yang ditawarkan dalam pengabdian ini terletak pada perancangan sebuah sistem ruang pengering yang sinergis. Sistem ini secara inovatif menggabungkan pemanfaatan energi matahari dan angin, serta energi mekanikmanusia, dalam suatu kesatuan yang terintegrasi. Pendekatan ini diperkuat dengan fokus pada pemberdayaan komunitas yang kuat, dan keseluruhan desain dirancang secara khusus untuk konteks asrama sekolah boarding di Indonesia (Fadjri et al., 2024; Hao et al., 2024; Malta, 2023). Pengelolaan asrama sekolah boarding, khususnya yang menerapkan sistem full-day atau boarding, kerap menghadapi tantangan dalam penyediaan fasilitas pengeringan pakaian yang efektif dan efisien. Faktor-faktor seperti kondisi cuaca yang tidak menentu, keterbatasan lahan, serta tingginya biaya operasional mesin pengering berbahan bakar gas menjadi kendala utama. Kebutuhan akan solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan mendorong eksplorasi alternatif pengeringan pakaian dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan, seperti panas matahari dan tenaga angin. Penerapan green design dalam perancangan ruang pengering pakaian di asrama sekolah boarding menjadi fokus penelitian ini. Perancangan ini meliputi optimalisasi pemanfaatan energi surya dan angin, serta penentuan spesifikasi teknis seperti dimensi ruang, tata letak, sistem sirkulasi udara, dan konstruksi atap. Evaluasi terhadap efektivitas dan efisiensi prototype simulasi ruang pengering pakaian akan menjadi dasar untuk pengembangan model pengeringan yang berkelanjutan dan cost-effective di lingkungan asrama sekolah boarding. Fokus dari masalah ini adalah membangun metode pengeringan pakaian yang berkelanjutan, terutama di lingkungan asrama sekolah boarding. Salah satu masalah utama adalah bagaimana membuat prototipe ruang pengering yang efektif dan efisien dengan menerapkan prinsip-prinsip green design dan bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan seperti tenaga angin dan panas matahari selama proses pengeringan. Selanjutnya, dilakukan perancangan awal yang mencakup penentuan bentuk bangunan, tata letak ruang, jenis material, dan sistem bukaan yang mendukung prinsip keberlanjutan. Perancangan ini dirumuskan melalui sketsa konseptual dan simulasi desain, lalu divisualisasikan dalam bentuk maket studi skala 1:5 untuk menguji proporsi dan integrasi elemen desain. Semua elemen dirancang agar tidak hanya memenuhi fungsi teknis, tetapi juga dapat menyatu secara harmonis dengan lingkungan sekitar dan menjadi solusi berkelanjutan jangka panjang.

DETAIL
Jul
14

Strategi Visual Merchandising dan Branding Toko sebagai Daya Tarik Wisata Belanja pada Kawasan Cagar Budaya

Dosen S1 Desain Interior Telkom University Hadir dalam DLSU Arts Congress 2025, Usung Teknologi untuk Konservasi Heritage Manila, 26–27 Februari 2025 – Telkom University kembali menunjukkan kiprahnya di kancah akademik internasional melalui partisipasi dalam DLSU Arts Congress 2025 yang diselenggarakan secara hybrid oleh De La Salle University, Manila, Filipina. Dalam forum seni dan budaya yang bergengsi ini, tim peneliti dari Telkom University mempresentasikan makalah bertajuk “Integrating Technology in Heritage Conservation: Toward Digital Empowerment of Cultural Memory”. Makalah tersebut disampaikan oleh Donny Trihanondo, dosen Fakultas Industri Kreatif, sebagai presenter utama, yang juga memimpin tim kolaborator lintas disiplin dari Telkom University. Penelitian ini menyoroti bagaimana teknologi — seperti pemindaian 3D, augmented reality (AR), dan visualisasi digital — dapat digunakan untuk melestarikan warisan budaya, khususnya dalam konteks ruang dan arsitektur heritage. Penelitian ini tidak hanya mengusung aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dan narasi sejarah dalam proses konservasi. NAMA PENGUSUL PERAN NIP CENTER OF EXCELLENCE PROGRAM STUDI – FAKULTAS Dr. Soni Sadono, S.Sos., M.Hum. Ketua 13660045 CIPTALOKA S1 Seni Rupa – FIK Donny Trihanondo, S.Ds., M.Ds. Anggota 1 10840063 DICTUM S1 Desain Interior – FIK

DETAIL
Jul
04

Pembuatan Prototype Meja Administrasi Buku untuk Pustakawan Darul Hikam Dago, Bandung

Perpustakaan merupakan salah satu ruangan penting untuk menunjang kualitas belajar mengajar di setiap sekolah. Begitupun komponen furniture di dalamnya seperti meja pustakawan untuk mengatur alur keluar masuk buku bagi siswa. Pada abdimas Sekolah Dasar Darul Hikam, Dago, Bandung sebelumnya (tahun 2023-2024, semester genap), tim sudah membuat meja pustakawan untuk mengatur administrasi buku secara digital. Namun untuk mengoptimalkan aktivitas pustakawan, meja pustakawan membutuhkan beberapa konfigurasi modul. Desain dan konfigurasi meja administrasi pustakawan ini dikembangkan dari konsep besar Creativity, Flexibility, Interactive, dan Natural. Desain meja ini bertujuan untuk memfasilitasi interaksi langsung antar pustakawan dan siswa yang hendak meminjam dan mengembalikan buku. Bentuk dan dimensi dibuat panjang untuk kegiatan pustakawan administrasi (secara manual dan digital), tempat penyimpanan buku, dan dilengkapi lemari kecil untuk penyimpanan barang pribadi. Selain itu meja administrasi pustakawan ini dapat diakses 2 arah; bagian depan untuk siswa dan belakang untuk pustakawan, demi menjaga privasi dan kondusivitas situasi. Material yang digunakan pada prototype ini adalah multiplek 2, 5 cm kayu meranti dengan cover cover Taco Sheet (TS 3812) dan finishing cat kayu Nippon Paint (Deep Blue Sea, NP PB2909A). Dalam proses produksinya, mahasiswa melakukan pengembangan dan pembuatan prototype meja administrasi buku pada laboratorium kayu FIK dengan pendampingan oleh dosen dan asisten laboratorium. Selanjutnya, berikut merupakan proses-proses yang dilalui hingga tahap produk siap diserahkan: Pembuatan gambar kerja Perhitungan anggaran dan estimasi material Pembelian bahan Stimulasi ukuran pada material: Perencanaan dan perhitungan mendetail terkait jumlah material (terutama multipleks dan taco sheet) dengan membuat exploded view serta stimulasi ukuran dari bagian-bagian permukaan produk pada multipleks Sketsa dimensi: Penggambaran stimulasi ukuran dari bagian-bagian permukaan produk pada multipleks Pemotongan bagian-bagian permukaan produk Perakitan: Stimulasi perakitan produk untuk pengecekan ukuran. Pada tahap ini juga dilakukan pengeleman, ,termasuk edging melengkung. Penyekrupan, pengamplasan, dan pendempulan untuk memastikan akurasi dan kesiapan untuk aplikasi cat dan taco sheet. Covering dan finishing: Produk yang telah rapih akan dicat menggunakan cat kayu dan diaplikasikan lem untuk penempelan taco sheet. Perapihan: Memanaskan bagian-bagian lengkungan atau sudut taco sheet dan perapihan atau pembersihan debu-debu serta kotoran sisa bengkel. Presentasi dan serah terima: pada tahap ini, tim mempresentasikan kebutuhan dan solusi secara langsung dengan pengunaan produk yang sudah jadi. Pembuatan prototype secara langsung pada bengkel kayu FIK, diharapkan mahasiswa dapat memahami dan terjun langsung ke praktek pembuatan furniture kayu. Keberadaan prototype meja administrasi pustakawan ini dapat segera meningkatkan efisiensi interaksi siswa dan pustakawan pada perpustakaan SD Darul Hikam, Dago, Bandung. Proses penyerahan prototype dan hasil akhir dari proses pengerjaan dalam bentuk utuh. Dosen dan Mahasiswa menyerahkan secara langsung keseluruhan rangkaian meja pustakawan yang bertempat di SD Darul Hikam Dago, Bandung Link Video : Nama Pembimbing Tahap I, II, dan III: Arnanti Primiana Yuniati, M. Ds., HDII. (NIP: 199300203) Ahmad Nur Sheha G., S.T., M.T. (NIP: 14810025) Nama Pembimbing Tahap III: Athifa Sri Ismiranti, S. Ds., M. Arch. (NIP: 22940036) Tim mahasiswa Tahap I: Ikhwanuddin HarranBunga Annisa Prinada (1603213110) Nadhirah Mutiara Putri (1603213101) Tanjung Nusa Bhakti (1603223029) Calvine Putra Pratama |1603204025 Kania Aditya Noviyanti Kurnia Dewi (1603194036) Andradika Damar Buana (1603194242) Naufal Febriansyah (1603200044) Fadhli Muhamad Adnan (1603202118) Sarah Nurul Khalishah (1603204003) Hafidhuddin Hammam (1603201223) Sarah Herning Roso Wulandari (1603200089) Azizatulatifah Permata Ramadhani (1603204201) Alifia Shafira Putri (1603204093) Tim mahasiswa tahap II: Fadhil Zaki Abdullah (1603223181) Gilbert Ariston Mua (1603223125) Khalishah Nayla Ariani (1603223084) Amanda Nabilaputri Yulisarnanda (1603223061) Gedsinius Ma’dika (106032300187) Tanjung Nusa Bhakti (1603223029) Tim mahasiswa tahap III: Muhammad Ribkhan Arief (1603223141) Yodha Al Ghifari (1603223054) M.N. Azmil Kamalt (1603223127) Dimas Arya Prawira (1603213079) Ni Made Pramesti Nandita Putri (1603223028) Sopia Nur Fitria (1603223044)

DETAIL
Secret Link