Bachelor of Interior Design Telkom University

Mahasiswa

Des
30

Inovasi Wall Treatment Multifungsi untuk Monitoring Tumbuh Kembang Anak di Pos PAUD Fathonah Bandung

Pos PAUD Fathonah yang berlokasi di Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Lembaga yang didanai secara swadaya oleh Desa Lengkong ini tidak memungut biaya pendidikan dari peserta didik, sehingga menjadi tumpuan penting bagi masyarakat sekitar dalam menyediakan pendidikan yang inklusif dan terjangkau. Memasuki tahun ajaran 2024–2025, jumlah siswa Pos PAUD Fathonah mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini turut berdampak pada meningkatnya kebutuhan sarana penunjang pembelajaran, salah satunya fasilitas pengukuran tinggi badan anak sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang. Hal ini menjadi semakin penting mengingat Pos PAUD Fathonah juga berfungsi sebagai Posyandu pada akhir pekan. Namun demikian, keterbatasan ruang menjadi tantangan utama dalam menghadirkan fasilitas monitoring tumbuh kembang anak yang ideal. Menanggapi permasalahan tersebut, tim dosen Desain Interior Universitas Telkom menghadirkan solusi inovatif berupa wall treatment multifungsi yang mengintegrasikan alat pengukur tinggi badan anak dengan Alat Permainan Edukatif (APE) yang ergonomis dan ramah anak. Desain wall treatment sebagai unit monitoring ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan ruang yang terbatas tanpa mengurangi fungsi edukatif. Selain berperan sebagai media pengukuran tinggi badan, desain ini juga dilengkapi elemen bermain seperti panel magnetik untuk puzzle huruf dan angka, kain flanel untuk permainan tempel-lepas, serta papan tulis kecil yang aman digunakan anak. Kehadiran elemen bermain diharapkan dapat menciptakan suasana menyenangkan sehingga anak-anak lebih bersemangat dan tidak merasa cemas saat dilakukan pengukuran. Dalam perancangannya, tim mempertimbangkan data antropometri anak usia dini guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta mendukung kemandirian anak. Material yang digunakan pun dipilih secara cermat, mulai dari papan MDF berlapis cat non-toxic, stiker vinyl anti air dengan visual menarik, hingga laminasi bening untuk melindungi angka pengukuran. Seluruh material dirancang agar aman, tahan lama, mudah dibersihkan, dan ramah anak. Lebih dari sekadar elemen interior, pojok pengukuran ini juga memiliki potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat. Proses pembuatannya melibatkan tukang lokal, sementara kader Posyandu berperan dalam mengintegrasikan pemantauan pertumbuhan anak dengan kegiatan kesehatan. Orang tua dan wali murid pun diajak berpartisipasi dalam perawatan serta pengelolaan fasilitas, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya bermain sambil belajar dalam mendukung tumbuh kembang anak. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Pos PAUD Fathonah diharapkan tidak hanya memiliki fasilitas yang fungsional dan edukatif, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Inovasi ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Bermutu dan poin 9 tentang Infrastruktur, Industri, dan Inovasi. Dengan pendekatan desain yang ergonomis dan berkelanjutan, solusi ini diharapkan dapat menjadi model standar inovasi fasilitas pendidikan anak usia dini di masa depan. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, dapat disimpulkan bahwa tingkat antusiasme mitra, yakni pengelola Pos PAUD Fathonah beserta masyarakat sekitar, sangat tinggi terhadap keberlanjutan program. Hal ini terlihat dari keterlibatan aktif mitra dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga diskusi pengembangan lanjutan unit monitoring tumbuh kembang anak. Mitra menunjukkan komitmen kuat untuk merawat, memanfaatkan, serta mengembangkan fasilitas wall treatment multifungsi yang telah dirancang agar dapat digunakan secara berkelanjutan. Antusiasme ini menjadi indikator positif bahwa program tidak hanya menjawab kebutuhan nyata di lapangan, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan yang baik melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, orang tua, dan masyarakat setempat. TIM DOSEN: IMTIHAN HANOM (NIP: 15870084) RIZKA RACHMAWATI (NIP: 14890047) TITIHAN SARIHATI (NIP: 15730015) MAHASISWA: NAJA HAFSADIYA (NIM: 1603223126) RIFKA PARSYA SABILA (NIM: 1603223155) SALMA NAFISA ADZANI (NIM: 1603223067)

DETAIL
Des
08

Temu Karya Mahasiswa Desain Interior Indonesia (TKMDII XVII)

Temu Karya Mahasiswa Desain Interior Indonesia (TKMDII), yaitu pameran karya mahasiswa Desain Interior di Indonesia yang rutin diadakan setiap dua tahun sekali. Acara ini diselenggarakan oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi Desain Interior dan berfungsi sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta memamerkan karya. TKMDII XVII 2025 diselenggarakan pada 10-12 November di Universitas Kristen Petra, Surabaya. Tema TKMDII XVII tahun ini yaitu Beyond Boundaries yang menggambarkan perpaduan inovatif antara teknologi, budaya, dan waste dengan pendekatan daur ulang Pada hari pertama, 10 November 2025, acara dibuka secara resmi, diikuti dengan seminar inspiratif dari Mr. Lai Siew Hong dan Kezia Karin yang memberikan banyak wawasan baru. Selama tiga hari, rangkaian kegiatan TKMDII XVII 2025 meliputi, pameran Karya Baru Bersama (KBB), Karya Baru Delegasi (KBD) dan Karya Baru Studio (KBS), Workshop, Kongres, dan Guest Lecture.

DETAIL
Nov
20

BAGINDA : Berbagi Kasih dalam Desain untuk Lansia

Kegiatan kunjungan ke Panti Sosial Tresna Werdha Budi Pertiwi oleh mahasiswa KMDI ini merupakan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berlangsung pada Sabtu, 8 November 2025 selama 1 jam 55 menit. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KMDI, masyarakat sebagai pemberi donasi, dan para penghuni panti sosial. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan serta kreativitas lansia melalui aktivitas seni, sekaligus melatih kemampuan mengajar dan bermasyarakat mahasiswa Desain Interior. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari ketua pelaksana, Ratu KMDI, serta pihak panti, diikuti senam ceria bersama. Setelah itu pembagian kelompok, para penghuni mengikuti permainan “lempar bola dapat snack”, dilanjutkan cerdas cermat menebak peragaan hewan yang dilakukan mahasiswa KMDI. Kegiatan inti berupa melukis tempat sampah bersama dilakukan sebagai aktivitas seni yang menyenangkan dan bermanfaat. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama, pembagian hadiah, dan penutupan resmi oleh MC, sekaligus pembagian makanan dari donasi masyarakat kepada penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sosial.

DETAIL
Nov
20

Campus Visit “Intel Beraksi: INterior TELyu BERinterAKSI”

Kegiatan campus visit merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Keluarga Mahasiswa Desain Interior (KMDI) Universitas Telkom yang dibantu direalisasikan oleh Kementerian Luar Negeri sebagai penanggung jawab. Kegiatan ini diadakan untuk membangun relasi yang baik antar himpunan mahasiswa Desain Interior yang ada di Indonesia. Kegiatan utama dalam campus visit ini yaitu sharing session antar himpunan terkait visi misi, struktur organisasi, serta penjelasan dari masing-masing bidang terkait, dan pada kabinet sekarang kegiatan campus visit ini diadakan bersama Himpunan Mahasiswa Desain Interior (HIMADI) Universitas Komputer (UNIKOM). Pihak yang terlibat dalam acara ini ialah seluruh fungsionaris KMDI (termasuk inti) dan seluruh fungsionaris HIMADI (termasuk inti), adapun Petir Anggara Putra Tri Wibowo (106032330176) sebagai ketua pelaksana pada acara campus visit ini. Kegiatan campus visit ini berlangsung di Universitas Telkom dengan durasi kegiatan dimulai dari pukul 08.30 – 15.30 WIB

DETAIL
Jan
23

Optimalisasi Layout Ruang Bermain dan Belajar Anak Usia Dini dalam Menghadapi Tantangan Hybrid Learning System

Saat ini pemerintah telah membuat peraturan mengenai sistem pembelajaran di masa pandemi. Salah satu sistem pembelajaran yang akan diberlakukan di POS PAUD Fathonah adalah pembelajaran secara Hybrid Learning System (Online dan Offline). Pembelajaran ini tentu membuat pihak Pos PAUD Fathonah harus bersiap untuk menyambut siswa dikelas, mengingat sebelumnya pembelajaran online dan kunjungan guru kerumah siswa sudah berjalan selama kurang lebih satu setengah tahun. Akan tetapi, dari hasil surey dan wawancara langsung kepada Kepala Sekolah POS PAUD Fathonah ditemukan masih banyak kekurangan sarana prasarana yang belum memadai untuk kegiatan belajar mengajar. Salah satu permasalahan yang ditemui yaitu perencanaan layout ruang bermain dan belajar yang aman untuk pembelajaran hybrid. Untuk itu, tim pengabdian masyarakat dari Prodi Desain Interior Universitas Telkom sepakat akan merancang sebuah layout interior kelas yang disesuaikan dengan sistem pembelajaran hybrid khusus bagi siswa kategori anak usia dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberi solusi atas permasalahan yang timbul di dalam kelas, diharapkan anak-anak mendapatkan kenyamanan ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar hybrid di lingkungan Pos PAUD Fathonah, terutama di area kelas yang menjadi ruang utama belajar dan bermain mereka. Lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi wadah untuk mengembangkan potensi diri anak, dimana diperlukan juga pendidikan yang fokus dari pengasuh, guru, ataupun orang tua. Metode dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah studi kasus dari reaksi cepat tanggap terhadap situasi dan kebutuhan yang ada pada masyarakat sasar. Metode perancangan studi ini adalah user centered design, dimana metode ini menurut Akay & Santoso (2015) merupakan metode yang menetapkan user sebagai pusat dari perancangan, yaitu perancangan yang disesuaikan dengan kebutuhan yang muncul di masyarakat agar tepat guna dalam memenuhi kebutuhan aktivitasnya. Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan tahap diskusi dengan pihak Sekolah Pos PAUD Fathonah dengan susunan sebagai berikut: 1.         Sosialisasi posisi yang baik bagi siswa ketika bermain dan belajar oleh Dosen desain Interior Telkom University. 2.         Demonstrasi oleh Tim Mahasiswa dan Dosen Desain Interior menggunakan software 3D yang dirender untuk memperlihatkan desain ruang pembelajaran hybrid learning system siswa Pos PAUD Fathonah. 3.         Praktek simulasis perancangan ruang yang kondusif, sehat, higienis, aman dan menunjang kenyamanan ketika anak-anak belajar. 4.         Sosialisasi pada guru dan tim pengajar Pos PAUD Fathonah dalam penggunaan uang dan fasilitasnya.          Setelah kegiatan survey dilaksanakan di pertengahan tahun 2022, tim pengabdian masyarakat khususnya di bidang desain interior melaksanakan proses re-layout ruang kelas Pos PAUD Fathonah. Luaran berupa dokumen perancangan ulang tersebut diserahkan langsung ke Pos PAUD Fathonah, desa Ciganitri untuk dapat langsung bisa iaplikasikan saat memasuki semester baru di tanggal 9 Januari 2023. Proses serah terima ini dilaksanakan langsung oleh tim Dosen Desain Interior, Telkom University kepada perwakilan dari pihak mitra yaitu Ibu Henni selaku Kepala Sekolah Pos PAU Fathonah. Hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan yaitu perancangan layout ruang dengan Pendekatan Hybrid Learning di Pos PAUD Fathonah, Ciganitri, Bandung dalam rangka berkontribusi di dunia pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini pada situasi pembelajaran tatap muka setelah masa pandemi berlalu. Mitra dalam pelaksanaan program ini adalah Kepala Sekolah, staf, guru dan orang tua siswa di Pos PAUD Fathonah, Desa Lengkong, Ciganitri, Bandung. Mitra berpartisipasi untuk memberikan insight mengenai permasalahan yang dihadapi serta kebutuhan yang urgent dalam sistem pembelajaran khususnya pembelajaran tatap muka. Setelah program pengabdian masyarakat ini berjalan, dalam jangka waktu 1 bulan akan dilakukan pemantauan atau monitoring efektifitas dari layout yang ada pada Pos PAUD Fathonah. Apabila layout tersebut memberi nilai lebih untuk sistem belajar mengajar maka pengabdian ini bisa dilanjutkan dengan menyasar mitra yang memiliki permasalahan serupa. Pengabdian Masyarakat dengan skema reguler sudah sesuai dengan Roadmap Ketua Peneliti dan secara umum sesuai dengan roadmap anggota lainnya. Perancangan denah layout ruang kelas ini memperhatikan susunan efektivitas proses belajar anak agar bisa kondusif ketika terjadi interaksi antara guru dan siswa. Proses redesain ini diharapkan dapat membuat fisik anak-anak ketika belajar tidak menjadi cepat lelah, dan juga bisa lebih konsentrasi ketika melakukan aktifitas seperti menggambar ataupun menulis. Selain itu mereka dapat berinteraksi satu sama lain dengan mudah dan nyaman. Adapun kondisi layout sebelum proses redesain oleh tim pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut, yakni semua meja dan kursi menghadap ke arah depan kelas, yaitu ke arah papan tulis. Setelah mengkaji beberapa literatur pembelajaran hybrid learning, didapatkan posisi layout untuk kelas Pos PAUD Fathonah sebegai berikut. Untuk sistemnya, meja dan kursi dikelompokkan secara berhadapan seperti gambar di bawah ini. Langkah kedepannya pun dilakukan evaluasi lanjutan setelah sebulan para siswa menggunakan acuan layout yang baru ini. Evaluasi dilakukan guna mengetahui efektifitas posisi layout yang memungkinkan anak untuk saling melihat teman lainnya, guru pun dapat lebih mudah mengawasi karena siswa dan guru dapat fokus terhadap kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Evaluasi juga dilakukan dengan mengkaji apakah layout berkelompok ini dapat meningkatkan keaktifan dan kenyamanan siswa/i ketika proses pembelajaran berlangsung.

By ardiantodito | Mahasiswa
DETAIL
Secret Link